Jumat, 20 Oktober 2017

Sistem Sjafri Berkata Tepat Blusukan tak Indra

Dalam artikel seputar berita sepak bola Indonesia online dalam dunia dari kami kali ini di informasikan kepada pembaca setia kami semua bahwa pelatih regu nasional U-19 Indonesia Sistem Sjafri mengatakan cara blusukan, seperti yang selama ini dikerjakannya, bukanlah cara ideal untuk menemukan pemain-pemain muda berbakat. "Indra masih menjalankan blusukan artinya ada yang salah dengan cara sepak bola kita," ujar Sistem dalam pembicaraan yang digelar oleh perhimpunan wartawan PSSI, PSSI Pers, di Jakarta, Rabu (18/10) malam.

Menurut pelatih yang membawa Indonesia pemenang Piala AFF U-19 pada tahun 2013 ini, pemain muda sepatutnya didapat dari kompetisi yang dijalankan secara reguler dan berjenjang. Seluruh melanjutkan kompetisi itu mestinya dikelola segera oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan tak terpisah-pisah seperti yang terjadi saat ini. Serta kami ingatkan pula untuk jangan sampai lupa juga untuk semua sobat football online indonesia agar kalian mengikuti wacana kami lainnya, tentunya seputar sepak bola online Indonesia.

"Berkaitan kompetisi umur muda itu kan ujungnya yaitu regu nasional. Nah, kompetisi-kompetisi di luar PSSI itu apakah dapat dijamin semuanya berkontribusi untuk timnas?" kata dia. Indra seperti apa kompetisi yang dimaksudnya, Sistem menyebut dia membayangkannya seperti pelaksanaan Piala Dunia. Indra umur muda hal yang demikian dimulai dengan pelaksanaan kompetisi di tingkat asosiasi provinsi, seperti kualifikasi di Piala Dunia."Aku tidak merasa kami menjalani persaingan ini dengan tidak serius. Ya benar mungkin akan banyak pemain muda yang selalu bermain, tapi di tiap lomba kami selalu menargetkan untuk menang," tegas Wenger.

"Di tahun pertama, kualifikasi tingkat asprov, lalu tahun selanjutnya masuk putaran nasional setelah itu baru diseleksi untuk timnas. Jadi tak perlu pertandingan tingkat nasional tiap tahun, asprov juga tak punya dana untuk itu," tutur Sistem. Dengan adanya kompetisi yang teratur seperti itu, Sistem yakin mutu pelatih juga akan bertambah baik dan regu pemantau bakat dapat lebih mudah menjalankan pendataan pemain berpotensi baik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar