Pada kesempatan kali ini kami informasikan dalam artikel seputar wacana berita bola Indonesia online kepada kalian semua pembaca terpercaya kami, bahwa Joe Hart memuji Joe Gomez yang membantu Inggris membendung imbang Brasil 0-0 dalam perlombaan persahabatan di Stadion Wembley, Rabu (15/11). Kiper senior regu nasional Inggris tersebut memuji Gomez karena dapat meredam pemain papan atas seperti Neymar. "Saya tak dapat cukup memuji Gomez. Ia bermain melawan salah satu pemain terbaik dunia (Neymar) dan ia bermain dengan sungguh-sungguh baik," kata Hart seperti dikabarkan dari Metro.co.uk, Rabu (15/11).
Pelatih Inggris Gareth Southgate memanggil Gomez pada perlombaan persahabatan melawan Jerman, Sabtu (11/11) lalu. Pemain berusia 20 tahun tersebut bahkan dapat membendung imbang regu asuhan Joachim Loew. Gomez mengawali debutnya saat menggantikan Phil Jones pada menit 25 saat menghadapi Jerman. Gomez mengatakan, ia merasa sungguh-sungguh bangga dapat mewakili negaranya di Stadion Wembley. Serta tidak lupa pula jua untuk kami mengingatkan teman kami semua, sobat football online indonesia dapat mengikuti informasi seputar sepak bola online Indonesia terkini kami setiap harinya, seperti Timnas Indonesia Jajal Stadion Utama GBK Pada Januari 2018.
Gomez bahkan berbahagia dengan hasil imbang melawan Brasil yang turun dengan daya penuh. "Kami membikin perubahan yang baik dan kami berbahagia dengan itu," katanya. Pelatih West Ham Slaven Bilic membela kiper regu nasional Inggris Joe Hart, yang acap kali menerima kritikan setelah melaksanakan blunder pada Piala Eropa 2016. Selain Bilic, Inggris memperlakukan Hart dengan cara yang tak adil. Hart sudah menjadi kiper nomor satu timnas Inggris selama beberapa tahun. Kiper yang bermain di West Ham dalam status pinjaman dari Manchester City ini acap kali menjaga gawang Inggris tak kebobolan selama fase kualifikasi Piala Dunia 2018.
Dari 10 perlombaan kualifikasi Piala Dunia, Hart cuma kebobolan tiga kali. Ia, ia menjadi pemain terbaik pada perlombaan terakhir melawan Slovenia. Tapi, Hart mengalami masa yang buruk selama 18 bulan terakhir. Ia mendapat kritikan setelah melaksanakan kekeliruan pada Piala Eropa 2016. Tapi yang dijalankan Hart di antaranya terjadi di penyisihan grup saat melawan Wales dan di babak 16 besar saat gagal mengadang tendangan penyerang Islandia Kolbeinn Sigthorsson. Selalu tersebut membikin Hart kehilangan daerah utama di skuat City.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar